2) Screencast O Matic
Screencast O Matic adalah sebuah aplikasi berbasis Java yang digunakan untuk
membuat screencasts pada sistem operasiWindows, Mac, dan Linux.
Screencast O Matic memberikan layanan software gratis yang memungkinkan
pengguna untuk merekam semua tampilan dan gerakan dari layar monitor, baik itu
gerakan krusor dan klik indikator, mudah untuk digunakan, dapat menambahkan
keterangan atau komentar dengan mudah.
Software dapat didownload di: http://www.screencast-o-matic.com/ atau langsung
merekam secara online di halaman tersebut, dengan mengklik record, menyesuaikan
daerah yang akan direkam dan mengaktifkan audio untuk merekam, Jika computer
memiliki built in kamera (web cam) maka dapat digunakan untuk menyertakan video
sendiri. juga memiliki kemampuan untuk menambahkan sebuah file teks untuk captioning
dan berbagi video dengan audiens. Video dapat disimpan dalam format MP4, AVI, FLV,
atau dan kemudian upload ke Screencast O Matic, web space atau YouTube.
Pendidik menggunakan screencasts untuk merekam ceramah pembelajaran,
demonstrasi praktek, orientasi untuk kelas online, bercerita secara digital, dan
memberikan umpan balik pada tugas-tugas siswa, dan lain sebagainya. Pendidik juga
dapat menciptakan tugas yang meminta siswa untuk menghasilkan screencast.
Dari berbagai aplikasi screencasting, Screencast O Matic menarik untuk pendidikan karena
sangat mudah digunakan dan menyediakan cara yang mudah untuk memasukkan teks.
Screencast O Matic video dapat dibuat dan dilihat kapan saja dan di mana saja oleh
pengguna yang memiliki koneksi Internet dan browser. Siswa dapat melihatnya kapan
saja, sehingga mereka dapat belajar baik online maupun campuran (hybrid). Video dapat
menjadi referensi untuk siswa. Secara umum, screencasts menciptakan lingkungan yang
lebih menarik bagi seorang siswa yang bekerja secara online.
a. Instalasi Screencast O Matic
Sebelum dapat menggunakan Screencast O Matic, Anda perlu melakukan instalasi
software pada komputer ataupun laptop dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Pilih software installer Screencast O Matic pada folder penyimpanan, kemudian klik 2
(dua) kali atau klik kanan kemudian pilih open.
-
Screencast O Matic adalah sebuah aplikasi berbasis Java yang digunakan untuk
membuat screencasts pada sistem operasiWindows, Mac, dan Linux.
Screencast O Matic memberikan layanan software gratis yang memungkinkan
pengguna untuk merekam semua tampilan dan gerakan dari layar monitor, baik itu
gerakan krusor dan klik indikator, mudah untuk digunakan, dapat menambahkan
keterangan atau komentar dengan mudah.
Software dapat didownload di: http://www.screencast-o-matic.com/ atau langsung
merekam secara online di halaman tersebut, dengan mengklik record, menyesuaikan
daerah yang akan direkam dan mengaktifkan audio untuk merekam, Jika computer
memiliki built in kamera (web cam) maka dapat digunakan untuk menyertakan video
sendiri. juga memiliki kemampuan untuk menambahkan sebuah file teks untuk captioning
dan berbagi video dengan audiens. Video dapat disimpan dalam format MP4, AVI, FLV,
atau dan kemudian upload ke Screencast O Matic, web space atau YouTube.
Pendidik menggunakan screencasts untuk merekam ceramah pembelajaran,
demonstrasi praktek, orientasi untuk kelas online, bercerita secara digital, dan
memberikan umpan balik pada tugas-tugas siswa, dan lain sebagainya. Pendidik juga
dapat menciptakan tugas yang meminta siswa untuk menghasilkan screencast.
Dari berbagai aplikasi screencasting, Screencast O Matic menarik untuk pendidikan karena
sangat mudah digunakan dan menyediakan cara yang mudah untuk memasukkan teks.
Screencast O Matic video dapat dibuat dan dilihat kapan saja dan di mana saja oleh
pengguna yang memiliki koneksi Internet dan browser. Siswa dapat melihatnya kapan
saja, sehingga mereka dapat belajar baik online maupun campuran (hybrid). Video dapat
menjadi referensi untuk siswa. Secara umum, screencasts menciptakan lingkungan yang
lebih menarik bagi seorang siswa yang bekerja secara online.
a. Instalasi Screencast O Matic
Sebelum dapat menggunakan Screencast O Matic, Anda perlu melakukan instalasi
software pada komputer ataupun laptop dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Pilih software installer Screencast O Matic pada folder penyimpanan, kemudian klik 2
(dua) kali atau klik kanan kemudian pilih open.
-
- Setelah menu pop-up instalasi (welcome to the Screencast-o-matic setup wizard)
muncul pilih tombol install untuk melanjutkan proses instalasi.
- Biarkan proses instalasi program selesai dijalankan, sehingga akan muncul menu popup
berikutnya.
- Centang check box jika ingin memulai program dan tekan tombol finish, atau
sebaliknya jangan pilih check box jika tidak ingin menjalankan software.
b. Menggunakan Screencast O Matic
Setelah penginstalan Screencast O Matic, maka software dapat langsung digunakan tanpa
harus memerlukan registrasi.
- Pilih tombol Use free version (tanda kotak merah) untuk ke tampilan awal Screencas O
Matic seperti pada gambar di bawah:
Untuk memulai proses perekaman presentasi video lakukan langkah-langkah berikut:
Tekan atau klik tombol record kemudian tunggu sampai tulisan di layar bertuliskan Go.
Mulailah mempresentasikan hasil karya anda
Untuk menghentikan proses rekaman sementara tekan tombol (pause),
sedangkan untuk mengulang pengambilan video jika dianggap belum sesuai pilih
tombol (restart).
Setelah proses rekaman selesai pilih tombol done, anda akan dihadapkan ke
menu penyimpanan file seperti pada gambar berikut:
Untuk melihat hasil rekaman tekan tombol play seperti yang ditunjukkan pada kotak
merah di atas. Jika sudah dirasa cukup simpan file sesuai dengan pilihan :
o Publish to Screencast O Matic : menyimpan file pada web Screencast O Matic,
dimana hasilnya dapat dilihat oleh masyarakat umum dan komputer anda
terhubung dengan internet.
o Publish to Youtube : menyimpan file pada server web youtube, hasil rekaman
dapat dilihat atau ditonton oleh pengguna Youtube.
o Publish to video file : menyimpan pada media penyimpanan lokal, seperti hardisk
dan flashdisk.
Jika anda memilih Publish to video file, maka akan tampil kotak dialog sebagai berikut:
Tentukan tipe file dari video yang akan disimpan (MP4, AVI, FLV dan GIF), disarankan
memilih format MP4 untuk hasil yang lebih baik.
Tentukan ukuran dari file video (size) yang akan disimpan. Ukuran file disesuaikan
dengan kebutuhan.
Berikan catatan seperlunya untuk hasil rekaman dengan memilih Notes dan Captions
(optional)
Pada pilihan menu Options dapat dipilih jika menginginkan hasil rekaman di simpan
dengan menghilangkan text tambahan, gerakan mouse, suara dari mic dan gambar
dari web cam.
Posisi web cam dapat dipindah ataupun dirubah ukurannya dengan menekan gambar
segitiga berwarna merah pada kotak web cam. Bila editing sudah selesai maka
dapat menekan tombol “Save Video” pada pojok kanan bawah dari jendela editing.
Pilih nama dan tempat video yang akan disimpan, misal pada folder My Documents.
Ketikkan nama file pada file name kemudian tekan tombol save.
Proses akan berlangsung tergantung dari lama merekam dan kemampuan dari
komputer.
Kamis, 09 Oktober 2014
komunikasi online
Komunikasi adalah proses penyampaian dan penerimaan informasi atau pesan. Kamus BesarBahasa Indonesia (1995) mengartikan komunikasi sebagai ”pengiriman dan pemerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami”.
Secara etimologis (lughawy), komunikasi berakar kata Latin, comunicare, artinya “to make common” – membuat kesamaan pengertian, kesamaan persepsi.
Bahasa Inggris komunikasi adalah communication. Namun, sebagai konsep, William R. Rivers dkk. (2003) membedakan antara communication (tunggal, tanpa “s”) dan communications (jamak, dengan “s”).
- Communication adalah proses berkomunikasi.
- Communications adalah perangkat teknis yang digunakan dalam proses komunikasi, e.g. genderang, asap, butir batu, telegram, telepon, materi cetak, siaran, dan film.
Penjelasan lain dikemukakan Edward Sapir. Menurutnya, communication adalah proses primer, terdiri dari bahasa, gestur/nonverbal, peniruan perilaku, dan pola perilaku sosial. Sedangkan communications adalah teknik-teknik sekunder, instrumen, dan sistem yang mendukung proses komunikasi, seperti kode morse, telegram, terompet, kertas, pulpen, alat cetak, film, serta pemancar siara radio/TV.
Definisi Komunikasi
Secara terminologis (ma’nawy), kita menemukan banyak definisi komunikasi, namun intinya sama: penyampaian informasi. Salah satu definisi menyatakan, komunikasi adalah “proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat, perilaku baik langsung maupun tidak langsung”.
Secara terminologis (ma’nawy), kita menemukan banyak definisi komunikasi, namun intinya sama: penyampaian informasi. Salah satu definisi menyatakan, komunikasi adalah “proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat, perilaku baik langsung maupun tidak langsung”.
- Komunikasi adalah proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya. (Wikipedia).
- “The imparting, conveying, or exchange of ideas, knowledge, information, etc. “ (Pemberian, penyampaian, atau pertukaran ide, pengetahuan, informasi, dsb.) (The Oxford English Dictionary).
- “Pengalihan informasi untuk memperoleh tanggapan” (JL. Aranguren)
- “Koordinasi makna antara seseorang dengan khalayak” (Melvin L DeFleur)
- “Saling berbagi informasi, gagasan, atau sikap” (Wilbur Schramm).
- “Who says what in which channel to whom and with what effects”, siapa mengatakan apa melalui saluran mana kepada siapa dan dengan pengaruh apa. (Harold Lasswell).
Elemen Komunikasi
Definisi Lasswell dianggap paling lengkap karena sekaligus menggambarkan proses dan elemen komunikasi:
1. Komunikator (who)
2. Pesan (what)
3. Media atau sarana (channel)
4. Komunikan (whom)
5. Pengaruh atau akibat (effect).
Definisi Lasswell dianggap paling lengkap karena sekaligus menggambarkan proses dan elemen komunikasi:
1. Komunikator (who)
2. Pesan (what)
3. Media atau sarana (channel)
4. Komunikan (whom)
5. Pengaruh atau akibat (effect).
Fungsi Komunikasi
Secara fungsional, komunikasi dilakukan demi ragam kepentingan atau tujuan, utamanya untuk:
1. Menyampaikan informasi (to inform)
2. Mendidik (to educate)
3. Mengibur (to entertaint)
4. Mempengaruhi (to influence).
Secara fungsional, komunikasi dilakukan demi ragam kepentingan atau tujuan, utamanya untuk:
1. Menyampaikan informasi (to inform)
2. Mendidik (to educate)
3. Mengibur (to entertaint)
4. Mempengaruhi (to influence).
Keempat fungsi itu pula yang diadopsi menjadi fungsi pers atau media massa sebagai sarana komunikasi massa, dengan menambahkan satu fungsi social control (pengawasan sosial).
Jenis-Jenis Komunikasi
1. Verbal Communication (komunikasi lisan, menggunakan bahasa)
2. Non Verbal Communication (bahasa isyarat, gesture, bahasa tubuh/body language)
3. Direct Communication (komunikasi langsung) atau face to face communication (komunikasi tatap muka)
4. Indirect Communication (komunikasi tidak langsung/menggunakan media).
5. Komunikasi lisan
6. Komunikasi tulisan
7. Komunikasi intrapersonal (Intrapersonal Communication)
8. Komunikasi antarpribadi (Interpersonal Communication)
9. Komunikasi kelompok (Group Communication)
10. Komunikasi massa (Mass Communication).
11. Komunikasi Publik (Public Communication)
12. Komunikasi politik
13. Komunikasi budaya
14. Komunikasi olah raga
15. Komunikasi pembangunan
16. Komunikasi organisasi
17. Komunikasi keluarga
18. Komunikasi dakwah
1. Verbal Communication (komunikasi lisan, menggunakan bahasa)
2. Non Verbal Communication (bahasa isyarat, gesture, bahasa tubuh/body language)
3. Direct Communication (komunikasi langsung) atau face to face communication (komunikasi tatap muka)
4. Indirect Communication (komunikasi tidak langsung/menggunakan media).
5. Komunikasi lisan
6. Komunikasi tulisan
7. Komunikasi intrapersonal (Intrapersonal Communication)
8. Komunikasi antarpribadi (Interpersonal Communication)
9. Komunikasi kelompok (Group Communication)
10. Komunikasi massa (Mass Communication).
11. Komunikasi Publik (Public Communication)
12. Komunikasi politik
13. Komunikasi budaya
14. Komunikasi olah raga
15. Komunikasi pembangunan
16. Komunikasi organisasi
17. Komunikasi keluarga
18. Komunikasi dakwah
Alur Komunikasi
Setiap komunikasi memiliki alur dan komponen sebagai berikut:
1. Komunikator/Sender – Pengirim pesan
2. Encoding – Proses penyusunan ide menjadi simbol/pesan
3. Message – Pesan
4. Media –Channel, Saluran
5. Decoding – Proses pemecahan/ penerjemahan simbol-simbol
6. Komunikan/Receiver – Penerima pesan
7. Efek, pengaruh
8. Feed Back – Umpan balik, respon. (www.romeltea.com).
Setiap komunikasi memiliki alur dan komponen sebagai berikut:
1. Komunikator/Sender – Pengirim pesan
2. Encoding – Proses penyusunan ide menjadi simbol/pesan
3. Message – Pesan
4. Media –Channel, Saluran
5. Decoding – Proses pemecahan/ penerjemahan simbol-simbol
6. Komunikan/Receiver – Penerima pesan
7. Efek, pengaruh
8. Feed Back – Umpan balik, respon. (www.romeltea.com).











Terimakasih, ini sangat membantu^^
BalasHapus